Home » » Tertidur Ketika Khotib Berkhutbah

Tertidur Ketika Khotib Berkhutbah

Written By bloger Muslim on Wednesday, November 19, 2014 | 4:26 AM

Sebagian Jama’ah Sholat Jum’at Tertidur Ketika Khutbah Sedang Berlangsung


Diantara berbagai rukun sholat jum’at adalah yang paling esensial adalah, khutbah dapat di dengar oleh 40 (empat puluh) orang jama’ah jum’at yang mengesahkan sholat jum’at, atau 40 orang penduduk setempat yang mustauthin. Namun diberbagai tempat, entah itu perkotaan ataupun pedesaan, sering kali kita menjumpai sebagian jama’ah jum’at tidak memperhatikan atau bahkan malah tidur pada saat khutbah dibacakan, bagaimana kacamata fiqih menyikapi kasus seperti ini?

Dalam menyikapi kejadian seperti ini, ulama berbeda pendapat.

Pendapat pertama :
Tidurnya jama’ah sholat jum’at tidak mempengaruhi sahnya sholat jum’at. Artinya yang menjadi syarat sahnya sholat jum’at adalah wujudnya atau  hadirnya jama’ah tersebut, bukan keadaan fisiknya jama’ah,  dengan demikian tidur atau tidaknya jama’ah tidak berpengaruh terhadap sahnya sholat jum’at. Jadi meskipun dari 40 orang jama’ah yang hadir tiga diantaranya tidur, sholat jum’atnya tetap sah, ini diasumsikan bahwa tidak mungkin jama’ah yang tidur tadi tidak mendengarkan khutbah sama sekali, pasti ada sebagian khutbah yang didengarnya. Yang penting jama’ah yang hadir tidak kurang dari 40 orang baligh. Sebagaimana dijelaskan dalam kitab Hasyiyah Al Bujairomi Ala Al Khotib juz 2, hal. 201.

Pendapat yang lain :
Tidurnya jama’ah sholat jum’at mempengaruhi sahnya khutbah, apabila khutbahnya tidak sah maka berakibat jama’ah sholat jum’at menjadi tidak sah. Dengan demikian apabila dari 40 orang jama’ah tiga diantaranya tertidut saat khutbah dibacakan, maka jama’ah sholat jum’at tersebut tidak sah, berbeda misalnya  jumlah jama’ah ada 45 orang, dan lima diantaranya tertidur, maka jama’ah sholat jum’at sah, karena masih ada 40 orang yang mendengarkan khutbah jum’at . Pandapat  ini termaktub dalam kitab Hasyiyah At Thohir.

Terkait  dengan mendengarkan khutbah, di pedesaan terkadang kita temui pada saat khotib berkhutbah, jama’ah yang sudah di dalam masjid masih kurang dari 40 orang, namun karena khutbahnya menggunakan pengeras suara, maka jama’ah yang belum sampai di masjidpun, baik yang masih di perjalanan atau masih di rumah sudah mendengar khutbah yang di bacakan khotib, sehingga jika di hitung semua jama’ah yang sudah sampai di masjid ataupun belum, jumlah jama’ah sudah memenuhi 40 orang bahkan lebih. Apakah khutbahnya sah, mengingat  waktu khutbah dibacakan jama’ah yang sudah di masjid masih kurang dari 40 orang?.
Sebagaimana di jelaskan dalam kitab Al Fatawa Al Fiqhiyyah Al Kubro, juz 1; hal. 234, kutbahnya tetap sah, karena maksud dari hadirnya 40 ahli jum’at disini adalah terdengarkannya khutbah jum’at, baik itu didengar jama’ah yang sudah di dalam masjid ataupun yang masih di luar masjid.

Demikian artikel tentang hukum jika Sebagian Jama’ah Sholat Jum’at Tertidur Ketika Khutbah Sedang Berlangsung , mudah-mudahan barokah. Amiin.
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

 
Support : Privacy Policy | Disclaimer
Copyright © 2013. kajian islam - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger