Home » » Olah Raga Sehat Ala Rasulullah SAW

Olah Raga Sehat Ala Rasulullah SAW

Written By telaah santri on Tuesday, June 23, 2015 | 8:15 AM

Olah Raga Sehat Ala Rasulullah SAW

Olah Raga Sehat Ala Rasulullah SAW

Rasulullah Saw. selama hidupnya yang berhubungan dengan kesehatan dapat dikategorikan sebagai orang yang selalu mengedepankan prinsip "mencegah lebih baik daripada mengobati". Dengan demikian, beberapa hal yang dilakukan oleh beliau untuk menunjang kesehatan, merupakan sebuah pencegahan. Hal ini lebih baik dari pada saat penyakit itu telah menimpa kita. Inilah salah satu yang istimewa dari beliau, di antara beberapa keistimewaan lainnya.

Salah satu bagian dari kegiatan Rasulullah Saw. untuk menunjang kesehatannya adalah dengan olahraga. Sebagaimana dimaklumi, olahraga secara sederhana merupakan sebuah kegiatan untuk menggerakkan seluruh anggota tubuh secara teratur, sehingga otot-otot menjadi kuat untuk mengerjakan aktivitas, serta menjadkan persendian tidak kaku dan aliran darah bisa berjalan lebih lancar ke semua jaringan dan organ-organ tubuh. Dengan dasar inilah, Rasulullah Saw. menjadikan olahraga sebagai bagian dari kebutuhannya, sehingga menganjurkan kita sebagai pengikutnya untuk juga melakukan olahraga sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan kesegaran jasmani.

Dengan demikian, olahraga yang kita dilakukan secara rutin dan benar, tidak hanya baik untuk kesehatan jasmani, melainkan juga mampu menunjang perkembangan jiwa pelakunya. Selain itu, olahraga juga untuk menjaga dan memperkuat stamina demi memperkuat daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit. Dengan kondisi jasmani yang sehat, kita dapat melakukan aktivitas lebih maksimal, begitu juga ketika berbakti kepada Allah Swt. Inilah salah satu alasan beliau menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga.

Berikut beberapa olahraga ala Rasulullah Saw. yang bisa kita praktikkan:

Olahraga pagi merupakan usaha untuk menggerakkan tubuh dalam ukuran tertentu untuk memberikan rangsangan pada otot dan organ tubuh, setelah selama tubuh kita pakai untuk istirahat. Tubuh butuh pemanasan agar tidak langsung melakukan aktivitas yang berat-berat. Demikian salah satu alasan kita harus berolahraga pagi. Rasulullah Sa. Juga melakukan hal demikian. Hampir sepanjang hayat beliau rutin melakukan shalat berjamaah Subuh dengan berjalan kaki ke masjid.

Kita tentunya tidak membayangkan bahwa Rasulullah Saw melakukan olah raga pagi dengan cara seperti yang biasa kita lihat saat ini. Ini menunjukkan bahwa persepsi kita terhadap olah raga masih standar. Oleh karena itu, kita butuh persepsi yang benar terhadap olah raga. Setiap gerak tubuh yang bisa menstimulasi tubuh untuk mendapatkan rangsangan dan gerakan tertentu yang bisa meningkatkan suhu tubuh sekaligus menggerakkan otot, dapat kita dikategorikan sebagai olahraga, baik dilakukan dengan alat olahraga maupun tidak.

Dengan demikian, semua yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. menjelang shalat Subuh dengan berjalan kaki ke masjid , yang dilakukan pada waktu pagi merupakan aktivitas olah raga yang bisa "membakar" tubuh untuk mendapatkan kesegaran tertentu. Satu hal yang perlu kita tahu bahwa pada pagi hari, udara demikian segar, bersih tanpa polusi, serta masih bersih dan sangat baik untuk kesegaran semua organ tubuh kita.

Dalam dunia kesehatan saat ini, olahraga yang dilakukan pada pagi hari, jauh lebih baik daripada waktu lainnya, misalnya kita mendapatkan fakta bahwa olahraga pagi hari dapat membakar kalori lebih banyak dibanding waktu lainnya. Maka, dengan berolahraga pagi, kita merasa lebih segar dan bersemangat dalam memulai aktivitas.

Selain itu, olahraga yang dilakukan pada pagi hari, kita mendapatkan kesegaran pikiran, sehingga kita memperoleh ketenangan dan kenikmatan pikiran yang luar biasa. Dengan demikian, olahraga pagi dapat menghibur kita untuk mengosongkan pikiran agar fokus mengeluarkan tenaga untuk berolahraga. Hasilnya, seharian kita akan merasa tenang dan fokus dalam menjalani seluruh aktivitas.

Dalam kondisi pikiran yang segar bugar ini, kita akan mengurangi efek yang merusak dari sendiri dari segala sisinya yang ditimbulkan oleh stres. Maka, dengan latihan ringan berjalan cepat di atas treadmill selama 30 menit pun dapat menjadi cara instan guna melepaskan ketegangan dengan meningkatkan kadar zat kimia otak yang bersifat menenangkan, seperti serotonin, dopamin, dan norepinefrin.

Menurut sebuah studi di University of California, olah raga pagi yang dilakukan secara rutin dapat bekerja pada tingkat sel untuk membalikkan efek buruk stres pada proses penuaan. Para peneliti menemukan bahwa pada saat kita melakukan olahraga pagi, tiga hari saja memiliki lebih sedikit sel-sel yang mengalami tanda-tanda penuaan dibandingkan dengan orang lain yang tidak melakukan olahraga pagi.

Selain itu, dalam kondisi pikiran yang terbebas dari gangguan stres dengan sendirinya, mengurangi depresi yang biasa hinggap pada diri kita setiap saat, karena beberapa tekanan yang biasa kita dapatkan dalam kehidupan ini. Masih dari penelitian di University of California, latihan rutin dan aktivitas fisik lain yang merangsang munculnya keringat dapat mengurangi gejala depresi. Hal ini karena olahraga pagi diyakini mampu merangsang pertumbuhan neuron di daerah otak tertentu yang rusak selama depresi.

Pada proses selanjutnya, kita akan terkondisikan untuk mampu meningkatkan kemampuan dalam mempelajari sesuatu. Inilah salah satu rahasia Rasulullah Saw. menjadi manusia super cerdas, yakni dengan olahraga pagi yang meningkatkan faktor pertumbuhan dalam otak yang membantu membuat sel-sel otak baru, serta menjalin koneksi baru di antara sel-sel otak untuk membantu kita belajar. Selain itu, ada hasil lain yang mungkin tidak pernag kita perhatikan dengan olah raga pagi hari ini, yakni meningkatkan rasa percaya diri dan mendapatkan kegembiraan tersendiri dalam jiwa, serta kita merasa lebih fresh, fit, lebih baik, dan gembira sepanjang hari.

Dari beberapa fakta tersebut, kita bisa mendapatkan hal yang sangat berharga dari yang telah dilakukan oleh Rasulullah Saw. Beliau begitu genius dan memahami satu hal dari segala sisinya. Dan, inilah sebuah bukti bahwa dalam setiap gerak beliau merupakan sebuah "buku" yang sarat makna, yang mesti kita membukanya dan membacanya untuk kemudian kita mencontohnya agar bisa mendapatkan kualitas hidup yang lebih berarti.

Dengan pola yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. berjalan dari rumah menuju masjid, merupakan sebuah metode olah raga yang sangat efektif untuk kesehatan. Berangkat dengan suasana hati yang sangat tenang sambil menghirup udara pagi, menjadi perjalanan yang sangat menyenangkan, sehingga ibadah yang dilakukan di masjid begitu khusyuk. Setelah ritual ibadah shalat Subuh, kemudian beliau melanjutkan perjalanan pulang dengan cara jalan kaki juga, sambil sesekali mampir ke tetangga kerabat, dan lain sebagainya.

Sebuah bukti medis kuat yang menegaskan bahwa berjalan 10 ribu langkah setiap hari dapat memunculkan berbagai keuntungan kesehatan secara signifikan. Apabila hal itu dapat dilakukan setiap hari, maka bukan hanya membuat kita merasa lebih baik dan berenergi dalam mengerjakan sesuatu, namun juga mampu mengurangi risiko munculnya penyakit-penyakit berbahaya, seperti serangan jantung, kanker, diabetes, dan depresi.

Maka, dalam keseharian apabila perjalanan jarak pendek, Rasulullah Saw. selalu berjalan kaki, yaitu dari rumah ke masjid, dari masjid ke pasar, dan dari pasar ke rumah-rumah sahabat. Bahkan, beliau berjalan kaki ketika mengunjungi makam para syuhada di Baqi', sekitar tiga kilometer dari pusat kota Madinah, baik pada waktu terik matahari maupun malam hari. Beliau bukan pribadi yang suka hidup manja. Ketika berjalan kaki, keringat mengalir di sekujur badan, pori-pori kulit terbuka, dan peredaran darah berjalan normal, sehingga terhindar dari penyakit jantung.

Rasulullah Saw. dikenal memiliki kebiasaan berjalan kaki, sebagaimana ditunjukkan sebuah hadits dari Abu Hurairah Ra., ia berkata, "Aku belum pernah melihat orang yang lebih baik dan lebih tampan daripada Rasulullah Saw. Roman mukanya cemerlang, seperti matahari, juga tidak pernah melihat orang yang secepat beliau. Seolah-olah bumi ini digulung oleh langkah-langkah beliau ketika sedang berjalan. Walaupun kami berusaha untuk mengimbangi jalan beliau. Padahal, beliau tampaknya seperti berjalan santai saja." (HR. Muslim).

Bahkan, tidak jarang Rasulullah Saw. mengajak istri beliau untuk melakukan aktivitas yang menyehatkan tubuh ini. Beliau pernah mengajak Aisyah Ra. berlomba dengan beliau. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud, Aisyah mengisahkan, "Aku pernah bersama Rasulullah Saw. dalam suatu perjalanan, saat itu tubuhku masih ramping. Lalu, beliau berkata kepada para sahabat lainnya, 'Silakan kalian berjalan duluan!' Para sahabat pun berjalan duluan semuanya. Kemudian, beliau berkata kepadaku, “Marilah kita berlomba! Aku pun menyambut ajakan beliau. Ternyata, aku dapar mendahului beliau dalam terlari. Beberapa waktu setelah kejadian tersebut, beliau lama tidak mengajakku bepergian sampai tubuhku gemuk dan aku lupa akan kejadian itu. Suatu ketika, aku bepergian lagi bersama beliau. Beliau pun berkata :epada para sahabat, “Silakan kalian berjalan duluan! para sahabat pun berjalan lebih dulu. Kemudian, beliau berkata kepadaku, “Marilah kita berlomba!” Saat itu, aku sudah lupa terhadap kemenanganku dan kini badanku sudah gemuk. Aku berkata, “Bagaimana aku dapat mendahului engkau, wahai Rasulullah, sedangkan keadaanku seperti ini?” Beliau berkata, 'Marilah kita mulai.' Aku pun melayani ajakan berlomba dan ternyata beliau mendahului aku. Beliau tersenyum seraya berkata, “Ini untuk menebus kekalahanku dalam lomba yang dulu."

Kita sepakat bahwa olahraga tidak harus dilakukan di sebuah lapangan dengan kostum dan peralatan yang lainnya, karena lebih banyak mendatangkan mudharat daripada manfaatnya, meskipun hal yang demikian boleh saja kita lakukan asal dengan cara yang baik. Itulah sebabnya, Rasulullah Saw. selalu meluangkan waktu untuk olahraga, karena beliau adalah pribadi yang aktif dengan berbagai macam aktivitas sehari sebagai pemimpin umat, keluarga, imam di masjid, dan lain sebagainya, semuanya dilakukan oleh beliau tanpa lelah.

Sekarang bayangkan, betapa sibuknya beliau melakukan semua aktivitas ini, betapa tubuh, otot, serta organ beliau begitu terkondisikan dengan kuat. Bukankah inilah sesungguhnya yang kita maknai sebagai olahraga, yakni berusaha sekuat tenaga untuk mengolah tenaga yang kita miliki agar bisa lebih bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan umat manusia pada umumnya.

Jadi, meskipun Rasulullah Saw. tidak secara khusus meluangkan waktu untuk olahraga, tetapi saat tubuh beliau sudah aktif dan nelakukan berbagai macam kegiatan, sesungguhnya beliau telah berolahraga, yakni olahraga yang sangat berkualitas yang bukan anya mendatangkan kesehatan, melainkan juga bernilai ibadah kepada Allah Swt.

Kita bisa lihat dari berbagai referensi dan hadits yang riah disebutkan bahwa Rasulullah Saw. merupakan pribadi yang selalu aktif dengan berbagai kegiatan, begitu juga dengan keluarga beliau. Beliau telah tunjukkan kepada kita tentang kisah mengadu jalan kaki dengan keluarganya, yang membuktikan bahwa olah raga yang dilakukan juga sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan hubungan emosional yang baik dengan keluarga.

Menurut teori kesehatan, tubuh yang bugar dan sehat berasal dari tubuh yang elastis, yakni tubuh yang selalu digerakkan, bukan tubuh yang beku dan tidak lemah dipakai untuk melakukan aktivitas. Jadi, jasmani Rasulullah Saw. begitu sehat, bahkan selama hidupnya, bisa dikatakan Rasulullah SAW tidak pernah sakit seperti orang-orang umumnya, beliau hanya sakit tiga kali, itu pun salah satunya pada saat beliau menerima wahyu pertama, dengan hanya mengalami menggigil, selebihnya beliau melalui hidupnya dalam kebugaran. Hal ini membuktikan bahwa tubuh beliau sangat aktif, seimbang, dan mengerti mengelola kesehatan yang sebenarnya. Ini juga menjadi bukti yang kuat bahwa beliau adalah "olah ragawan" sejati yang bisa meningkatkan kualitas hidupnya dalam keadaan selalu sehat yang tidak tertandingi, yang akhirnya bermuara pada pengabdian yang seutuhnya ke hadirat Allah Swt.

Demikian uraian tentang Olahraga Sehat Ala Rasulullah SAW semoga bermanfaat dan barokah. Aamiin.

Share this article :

4 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Tulisan diatas sebenarnya adlah tafsiran menurut kehendak pikirannya sendiri.Kalo kita kaji dalan kitab2 hayatuh sahabah....bahwa Nabi saw sholat menempuh hanya bilangan meter, sekira 20- 30 meter saja. dikarenakan Rumah(kamar) beliau bersebelahan dengan masjid. Jadi bagaimana mungkin Nabi saw berjalan beratus ratus atau beribu ribu meter. Yg sebenarnya adanya adalah Rasulullah saw selalu giat mengunjungi (dakwah )...kepada setiap manusia...Itu sudah bagian dari olahraga. Jadi mana mungkin pula Rasulullah saw terkena penyakit. Resep yg jelas adalah melakukan puasa dikarenakan tidak adanya makanan dihadapan beliau, dan berjalan/berdakwah kesetiap manusia dengan berjalan/mengunjungi pasar2 (a.l. pasar ukaz).....lalu juga jihad perang melawan orang2 kafir.Jadi hari2nya/kesehariannya Nabi saw dipakai dengan berjalan (kalo sekarang banyak naik kendaraan ...mobil dsb..).

    ReplyDelete
  3. lha itu jarak ke makam yg dikunjungi rasul 3km? belum dari masjid ke pasar...memang benar kalo dri rumahnya beliau dg msjid cuma beberapa meter saja...wallohua'lam

    ReplyDelete
  4. Rumah rasulullah memang di samping masjid kan? kok bisa jalan kaki begitu jauh?

    ReplyDelete

Popular Posts

 
Support : Privacy Policy | Disclaimer
Copyright © 2013. kajian islam - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger