Home » » Sujud Tilawah dan Sujud Syukur

Sujud Tilawah dan Sujud Syukur

Written By bloger Muslim on Tuesday, March 3, 2015 | 9:19 PM

Apakah sujud tilawah dan sujud syukur itu , apa sebabnya dan bagaimana caranya, akan saya paparkan sebagai berikut. 

Tilawah artinya bacaan, jadi sujud tilawah adalah sujud bacaan. Terdapat beberapa ayat dalam Al-Qur’an yang apabila kita membaca ayat tersebut kita disunnahkan untuk melakukan sujud. Ayat itu disebut ayat sajdah dan sujudnya disebut dengan sujud tilawah.
 
Mayoritas ulama atau jumhur ulama menyatakan sujud tilawah hukumnya sunnah bagi yang membaca ataupun yang mendengar, baik pada saat membacanya itu dalam keadaan salat ataupun di luar salat.
 
Barkata sahabat Abu Hurairah r.a. :
“Dulu kami bersujud bersama Rasulullah Saw.dalam surah Idzassamaa un syaqqat dan iqra’ bismirobbikalladzii khalaq.” (HR. Muslim)
 
Sahabat Ibnu Abbas r.a. Berkata :
“Surah Shaad tidak termasuk Azaaim sujud (sujud yang sangat dianjurkan), namun aku pernah melihat Rasulullah Saw.bersujud pada saat membaca surah itu.” (HR. Al-Bukhari).
 
Sedangkan menurut Imam Ahmad, ayat sajdah di dalam Al-Qur’an itu ada lima belas, yaitu :
  1. Akhir surah Al-A`raaf;
  2. Ayat 15 surah Ar-Ra’d;
  3. Ayat 49 surah An-Nahl;
  4. Ayat 109 surah Al-Isra’;
  5. Ayat 58 surah Maryam;
  6. Ayat 18 surah Al-Hajj;
  7. Ayat 77 surah Al-Hajj;
  8. Ayat 60 surah Al-Furqan;
  9. Ayat 26 surah An-Naml;
  10. Ayat 15 surah As-Sjadah;
  11. Ayat 24 surat Shaad (yang disebut oleh sahabt Ibnu Abbas);
  12. Ayat 37 surah Fus-Shilat;
  13. Ayat 62 surah An-Najm;
  14. Ayat 21 surah Al-Insyiqaaq;
  15. Ayat 19 surah Al-’Alaq (ini dan sebelumnya adalah yang disebutkan oleh sahabat Abu Hurairah di atas).
Menurut Imam Syafi’i hanya ada 14 ayat. Beliau tidak memasukkan ayat 24 surah Shaad (nomor 11) sebagai ayat sajdah. Menurut beliau sujud tersebut termasuk sujud syukur.
 
Caranya apabila saat membaca Al-Qur’an kita sampai pada ayat sajdah tersebut, kita langsung takbir (Allahu Akbar) terus bersujud dengan khusyuk.
 
Apabila kita berada dalam keadaan salat, sampai pada ayat sajdah, kita langsung takbir dan melakukan sujud tilawah, selesai sujud kembali ke posisi semula dan meneruskan bacaan, atau jika ayat tersbut merupakan ayat terakhir, kita langsung takbir dan melakukan rukuk. 

Adapun bacan ketika sujud tilawah, ada dua riwayat yang dapat saya kemukakan. 
Pertama dari Sayyidatina Aisyah r.a., katanya :
“Nabi Saw.pernah dalam sujudnya karena membaca Al-Qur’an disuatu malam dan membaca:

“Wajahku bersujud kepada Yang menciptakannya, membuka dan pendengaran dan oenglihatannya dengan daya kekuatan-Nya”. (Hadis ini diriwayatkanoleh lima tokoh imam hadis kecuali Imam Ibnu Majah).

Kedua dari sahabat Ibnu Abbas r.a. :
“Yaa tuhanku, hapuskanlah dosa dariku dengan sujud ini, catatlah pahala untukku dengan sujud ini, dan jadikanlah sujud ini sevagai simpanan untukku di sisi-Mu. (HR. Ibnu Majah).

Adapun sujud syukur adalah sujud yang dikarenakan mendapat nikmat dari Allah dan atau karena terhindar dari bahaya. Sujud ini hanya dilakukan hanya sekali di luar salat.

Tata cara melakukan sujud syukur yaitu :
1. Berwudlu;
2. Menutup aurat;
3. Menghadap kiblat;
4. Berdiri, takbir (niat dalam hati melakukan sujud syukur dalam hati), terus sujud;
5. Membaca do'anya;
6. Duduk dan salam.
Bacaan sujud syukur sama dengan bacaan sujud tilawah.
 
Demikian uraian dari saya tentang Apakah sujud tilawah dan sujud syukur itu , mudah-mudahan barokah. Amiin.
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Blog Archive

 
Support : Privacy Policy | Disclaimer
Copyright © 2013. kajian islam - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger